Selasa, 05 Juni 2012
di
08.19
|
Keinovatifan (Innovativeness) adalah sejauh mana individu
atau unit adopsi lain relatif lebih awal dalam mengadopsi ide-ide baru dari
anggota lain dari suatu sistem. Keinovatifan merupakan perilaku utama
dalaMproses difusi. (Everett,1995).
Katagori
adobter pada difusi inovasi yaitu :
1.
Innovators : orang yang
pertama kali mengadopsi inovasi. Individu-individu yang selalu ingin mencoba
sesuatu yang baru.
2. Early Adopters (Perintis/Pelopor) : Orang yang menjadi
perintis dalam penerimaan inovasi. Kelompok ini selalu mencari informasi
tentang inovasi terbaru.
3. Early Majority (Pengikut Dini) : para pengikut awal. Kategori
pengadopsi seperti ini merupakan mereka yang tidak mau menjadi kelompok pertama
yang mengadopsi sebuah inovasi. mereka akan dengan berkompromi secara hati-hati
sebelum membuat keputusan dalam mengadopsi inovasi.
4. Late Majority (Pengikut Akhir) :terakhir dalam menerima
inovasi. Kelompok yang ini lebih berhati-hati mengenai fungsi sebuah inovasi.
Mereka menunggu hingga kebanyakan orang telah mencoba dan mengadopsi inovasi
sebelum mereka mengambil keputusan.
5. Laggards (Kelompok Kolot/Tradisional) : sangat ketinggalan
zaman dan menolak inovasi. kelompok yang paling bersifat lokalit di dalam
memandang suatu inovasi. Kebanyakan mereka terisolasi dari lingkungannya,
sementara orientasi mereka kebanyakan adalah pada masa lalu.
Hubungan inovativeness dengan katagori adobter yaitu seperti
kurva S yang digambarkan oleh Rogers: Adopter
adalah orang yang memakai atau menerima suatu inovasi. Adopter dapat
diklasifikasikan berdasarkan kemampuan inovasi mereka (innovativeness) dan
berdasarkan kecepatan mereka mengadopsi suatu inovasi yang diperkenalkan.
Pembagian anggota sistem sosial ke dalam kelompok adopter (penerima inovasi)
adalah berdasarkan tingkat keinovatifannya yakni lebih awal atau lebih
lambatnya seseorang mengadopsi dibandingkan dengan anggota sistem lainya,
Seperti
tugas sebelumnya, kami masih melanjutkan survey terkait substansi mata kuliah
ini dengan lingkup kecil. Yaitu respondennya hanya teman-teman sekelas. Berikut
merupakan data dari hasil survey:
Tabel Ragam Opini
Katagori
adopter
|
Pendapat
mahasiswa TP
|
Jumlah
|
Invator A
|
Kreatif dan inovatif dalam peningaktan pendidikan
|
5
|
Inovator B
|
Di tentukan krakteristik dan angen of change
|
4
|
Inovator C
|
Meningakatnya kinerja pendidikan dan kreatif
|
3
|
Inovator D
|
Dorongan profesi lulusan TP
|
5
|
Early Adopter
|
Memakai setelah tahu efeknya
|
1
|
Inovator dan early Adopter A
|
Harus cepat tangap menerima inovasi
|
3
|
Inovator danearly adopter B
|
Bekal dari kuliah
|
1
|
Total
|
23
|
|
Grafik Batang Kategorisasi Adopter
Grafik Pie Kategorisasi Adopter
Dari semua data yang telah di akumulasikan tenyata banyak
dari mahasiswa TP bila telah lulus ingin menjadi inovator mungin ini
dikarenakan adanya suatu dorongan atau tuntutan dari diri sendri atau juga dari
profesi lulusan Teknologi pendidikan tesebut.
Diposting oleh
blog debar

PENDAHULUAN Latar Belakang Secara sederhana inovasi di maknai dengan pembaruan atau perubahan dengan di tandai oleh adanya hal yang baru....



1 komentar:
sep thank sob
Posting Komentar